Jakarta, detikline.com - Ratusan rumah di Kelurahan Pekojan, Jakarta Barat, khususnya di RT 02 RW 02, mendadak aliran listrik padam sekitar pukul 13.00 WIB. Rabu, (26/11).
Gangguan yang terjadi tanpa pemberitahuan itu menimbulkan keresahan warga karena selain aliran listrik padam, sejumlah perangkat elektronik dilaporkan mengalami kerusakan.
Petugas PLN yang datang ke lokasi melakukan pemeriksaan di Gardu Listrik Jalan Pengukiran IV, RT 02 RW 02, dan menemukan kabel di dalam gardu dalam kondisi terpotong.
Temuan ini memunculkan dugaan bahwa telah terjadi aksi pencurian kabel oleh pihak yang belum diketahui.
Pintu Gardu Masih Terkunci
Kejanggalan dalam insiden ini muncul dari kondisi pintu gardu yang ditemukan masih terkunci rapat.
Masyarakat mempertanyakan bagaimana pelaku dapat masuk, sebab akses kunci gardu umumnya hanya dimiliki petugas resmi PLN.
Ketua RW setempat, Acep Budi Wijaya membenarkan terjadinya insiden tersebut.
“Saat petugas membuka gardu, kondisinya masih terkunci. Kalau benar ada pencurian, berarti diduga pelakunya punya akses kunci. Itu yang membuat warga bertanya-tanya,” ujar Acep.
Diduga Kurangnya Pengawasan
Beberapa warga juga menilai kejadian ini menunjukkan adanya kurangnya pengawasan di sekitar fasilitas vital tersebut.
Menurut mereka, gardu yang berada di permukiman seharusnya memiliki sistem keamanan tambahan untuk mencegah kejadian serupa.
“Kalau ada pengawasan yang cukup, mungkin kejadian seperti ini bisa dicegah. Gardu itu posisinya terbuka ke jalan dan rawan jika tidak dipantau,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Dampak ke Warga: AC, Kulkas dan Komputer Rusak
Pemadaman listrik mendadak ini juga berdampak pada sejumlah peralatan elektronik warga.
Beberapa warga mengeluhkan AC, komputer, dan kulkas mereka rusak setelah listrik kembali menyala.
Seorang warga menyebutkan bahwa tegangan listrik tinggi saat lampu mati hidup sebelum mati total.
“Sepertinya tadi jaringan nol-nya terputus, jadi listrik mati hidup, karena ada tulisan di KWH meter 'High Volt' gitu. AC saya mati total, komputer juga tidak bisa hidup,” ujarnya.
Upaya Penelusuran: Minta Rekaman CCTV Warga
Untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab, pengurus lingkungan kini meminta warga di sekitar lokasi yang memiliki CCTV agar membantu memberikan rekaman.
“Jika nanti kami mendapatkan rekaman pelaku, kami akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan PLN untuk proses lebih lanjut,” kata RW Acep.
Menunggu Keterangan Resmi PLN dan Polisi
Hingga saat ini, pihak PLN belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencurian kabel maupun penyebab teknis kerusakan tegangan yang berdampak pada perangkat elektronik warga.
Aparat Kepolisian juga masih menunggu laporan lengkap dari masyarakat dan pengurus wilayah.
Warga berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang, dan keamanan gardu listrik di wilayah Pekojan dapat ditingkatkan demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat. Rill/Lala


0Komentar