Kotabaru, detikline.com - Arus informasi yang tidak tersaring di era digital kian mengkhawatirkan, terutama bagi kalangan pelajar di wilayah pedalaman. Menjawab tantangan tersebut, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotabaru menggelar program edukasi literasi media dan jurnalistik dasar di SMKN 1 Sungai Durian, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan bertajuk “Tanamkan Literasi Digital dan Jurnalistik Sejak Dini di SMK Pedalaman Kotabaru” ini menjadi langkah konkret dalam membekali generasi muda agar mampu memilah informasi, sekaligus meningkatkan etika berkomunikasi di ruang digital.
Ketua PWI Kotabaru, Ahmad Nur Aksin, menegaskan bahwa literasi media bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah maraknya penyebaran hoaks.
“Pelajar harus dibekali kemampuan verifikasi informasi agar tidak mudah terprovokasi dan ikut menyebarkan berita bohong,” tegasnya.
Edukasi Jurnalistik: Dari Teori hingga Praktik
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi langsung dari jurnalis berpengalaman lintas media. Jumain dari Radar Banjarmasin membedah teknik menulis berita dan feature, termasuk strategi menentukan angle agar tulisan lebih hidup dan menarik.
Sementara itu, Andi Ampa Uleng menjelaskan dasar-dasar jurnalistik serta teknik wawancara yang efektif. Materi dilengkapi oleh Tabri yang mengulas cara membuat video jurnalistik yang menarik di era digital.
Tak hanya teori, para siswa juga langsung mempraktikkan pembuatan berita pendek dalam sesi interaktif yang disertai kuis edukatif.
Kolaborasi CSR dan Edukasi Karakter
Kegiatan ini turut melibatkan dukungan dari PT Pelsart Tambang Kencana melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Perwakilan perusahaan, Dindin Suryadin, menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk mendukung pendidikan di wilayah lingkar tambang.
“Ini adalah agenda tahunan kami. Setelah sebelumnya di tingkat SMP, tahun ini kami menyasar pelajar SMK agar lebih siap menghadapi tantangan informasi digital,” ujarnya.
Selain itu, edukasi karakter juga diperkuat melalui penyuluhan bahaya narkoba oleh Bripka Zulkifli dari Polsek Sungai Durian, sebagai upaya preventif melindungi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.
Bangun Generasi Kritis dan Berintegritas
Program “PWI Go to School” ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena dinilai mampu meningkatkan wawasan siswa, tidak hanya dalam bidang jurnalistik, tetapi juga dalam membangun pola pikir kritis terhadap informasi.
Melalui kegiatan ini, PWI Kotabaru berharap dapat mencetak generasi muda Bumi Saijaan yang tidak hanya melek media, tetapi juga berintegritas, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan informasi di ruang publik. Rill/Run


0Komentar