GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

FKBN–SPN Teken MoU, Perkuat Pendidikan Kebangsaan di Kalangan Pekerja

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Jakarta, detikline.com - Forum Kader Bela Negara (FKBN) dan Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Nasional (DPP SPN) resmi menjalin kerja sama strategis di bidang pendidikan kebangsaan dan bela negara.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama yang digelar di Hotel Balairung, Jakarta, Selasa (20/1).

Kerja sama ini bertujuan memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika di kalangan pekerja, di tengah tantangan globalisasi, dinamika sosial-politik, dan perkembangan teknologi informasi.

Ketua Pusat FKBN, Angga Rahadian Tirta Wijaya, menyatakan pekerja merupakan elemen strategis bangsa yang perlu dibekali kesadaran bela negara dan nasionalisme yang kuat.

“Pendidikan kebangsaan tidak hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga membutuhkan peran aktif organisasi kemasyarakatan dan serikat pekerja,” ujar Angga dalam keterangannya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP SPN, Iwan Kusmawan, S.H., menilai pendidikan kebangsaan penting sebagai fondasi dalam membangun karakter pekerja yang berkontribusi pada persatuan nasional.

“SPN memandang pendidikan kebangsaan sebagai bagian dari upaya menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan,” kata Iwan.

Dalam kesepakatan tersebut, ruang lingkup kerja sama meliputi pendidikan dan pelatihan kebangsaan, kaderisasi, seminar dan lokakarya, penyusunan modul pendidikan, serta kampanye nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kerja.

Program dirancang secara terstruktur melalui roadmap tahunan, mulai dari perencanaan hingga penguatan kapasitas kader SPN di tingkat pusat dan daerah.

Salah satu program yang disepakati adalah Training of Trainers (ToT) Kader Kebangsaan SPN untuk mencetak kader pekerja yang mampu menjadi penggerak nilai kebangsaan di lingkungan kerja masing-masing.

FKBN akan bertanggung jawab pada penyusunan kurikulum, materi pendidikan, penyediaan narasumber, serta pendampingan dan evaluasi program. 

Adapun DPP SPN berperan dalam mobilisasi peserta, penyediaan fasilitas, serta koordinasi internal organisasi. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala oleh tim bersama kedua belah pihak.

Kerja sama ini direncanakan berlaku selama tiga hingga lima tahun, dengan perjanjian teknis yang dapat diperbarui setiap tahun sesuai kebutuhan.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Ketua Pusat FKBN Angga Rahadian Tirta Wijaya dan Sekretaris Utama FKBN Relpin Sebagus, serta Ketua Umum DPP SPN Iwan Kusmawan, S.H., dan Sekretaris Umum DPP SPN Catur Andrawanto.

Kedua pihak berharap kerja sama ini dapat berkontribusi dalam penguatan ketahanan nasional melalui sektor ketenagakerjaan dan memperluas pendidikan kebangsaan secara nonformal yang menjangkau basis pekerja di berbagai daerah. Rill/Lala

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner