GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

DPP HMTN MP Laksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi di Sukabumi, Target 400 Hektare

Lk
Font size:
12px
30px
Print

SUKABUMI, detikline.com - Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (DPP HMTN MP) melaksanakan kunjungan kerja bersama tim ke Desa Bojong Kerta, Kecamatan Warung Kiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam rangka menjalankan Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi.

Ketua Umum DPP HMTN MP, Asril Naska, menjelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat tani terintegrasi merupakan upaya meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan petani melalui pendekatan holistik dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung lokasi pertanian jagung hibrida di Desa Bojong Kerta, Selasa (13/1/2025), didampingi jajaran pengurus DPP HMTN MP.

“Program ini memiliki manfaat yang sangat besar bagi kemajuan petani. DPP HMTN MP hadir sebagai pembimbing dan fasilitator agar petani dapat berkembang secara mandiri dan berdaya saing,” ujar Asril.

Ia mengungkapkan, saat ini DPP HMTN MP tengah menggarap lahan seluas 2 hektare untuk penanaman jagung hibrida.

Dalam waktu beberapa minggu ke depan, bersama kelompok tani setempat ditargetkan pengembangan hingga 100 hektare, dengan target akhir mencapai 400 hektare.

“Hari ini kami juga melakukan penyemprotan lahan jagung hibrida menggunakan produk pupuk Tani HMTN MP. Minggu depan saya akan kembali ke Sukabumi untuk melihat langsung hasil dari penyemprotan tersebut,” tambahnya.

Menurut Asril, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan semangat bertani masyarakat desa dengan pendekatan pertanian modern.

Desa, kata dia, merupakan pilar bangsa, sementara kedaulatan pangan adalah cita-cita yang tidak boleh terhenti.

“Sebagai organisasi, DPP HMTN MP memiliki tanggung jawab untuk memajukan petani dan bangsa. Hal ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa HMTN MP tidak ingin petani hanya menjadi penanam semata, tetapi sebagai aktor utama dalam pembangunan pertanian.

Melalui motto Bangun Desa, Bangun Tani, Bangun Bangsa, HMTN MP berkomitmen memberdayakan petani melalui pendidikan dan pelatihan, penyediaan teknologi pertanian modern, penguatan kelembagaan kelompok tani, perluasan akses pasar, serta kemitraan dengan pemerintah dan sektor swasta.

Selain itu, HMTN MP juga mendorong pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, pembangunan infrastruktur pertanian, serta akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan petani.

Sementara itu, Ketua DPK Kelompok Tani Remon, Desa Bojong Kerta, Kecamatan Warung Kiara, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kerja sama dengan DPP HMTN MP. Menurutnya, pendampingan yang diberikan sangat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani setempat.

“Kami mendapat banyak ilmu, mulai dari teknik penanaman jagung hibrida, penggunaan pupuk yang tepat, pengolahan lahan, hingga pemahaman tentang hak-hak petani. Selama ini kami minim pengetahuan hukum dan kerap dirugikan oleh tengkulak,” ungkap Remon.

Penulis: Lindawati Wibowo, S.I.Kom

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner