Jakarta, detikline.com - Dewan Pimpinan Daerah Relawan Gerakan Rakyat Indonesia (DPD RGRI) Jakarta Barat menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Minggu (4/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut digelar di Sekretariat DPD RGRI Jakarta Barat, Jalan Kumbang Raya Rawa Lele No. 52, RT 013/RW 01, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
Peringatan Maulid Nabi berlangsung khidmat, hangat, dan penuh nuansa kekeluargaan. Sekitar 150 undangan hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri atas tokoh masyarakat, warga setempat, serta pimpinan dan perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayah Jakarta Barat.
Ketua DPD RGRI Jakarta Barat sekaligus Penanggung Jawab kegiatan, Muhayar, S.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan para tamu undangan yang telah hadir dan mendukung kegiatan Maulid Nabi.
Dihadiri Lintas Ormas dan Tokoh Masyarakat
Semangat kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya sejumlah pimpinan dan anggota berbagai ormas. Di antaranya Ormas Gerakan Rakyat yang dipimpin oleh Hj. Saanah, DPW Gerakan Dua Empat Bela Bangsa (G24BB) yang dipimpin Alex Ardi Marsono, Jawara Betawi Fisabilillah (JBF), Jawara Pitung Rawa Belong, serta sejumlah perwakilan ormas dan komunitas masyarakat lainnya.
Kehadiran lintas organisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, persaudaraan, serta sinergi antarelemen masyarakat di Jakarta Barat.
Acara dipandu oleh pasangan pembawa acara Alwi Mahesa dan Lia yang mengemas rangkaian kegiatan secara komunikatif dan penuh keakraban.
Dorong Persatuan dan Keteladanan Rasulullah SAW
Dalam rangkaian sambutan, para pimpinan organisasi menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Umum DPP G24BB, Riyanto bin Drajat, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa dan membangun sinergi antarelemen masyarakat di tengah dinamika sosial.
Ia mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana memperkuat semangat kebangsaan, kepedulian sosial, serta persaudaraan.
Sementara itu, Ketua Umum DPP RGRI, Sarbini, S.H., menegaskan komitmen RGRI untuk terus mengedepankan nilai-nilai keadilan sosial, kebersamaan, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan sosok pemimpin yang mampu merangkul berbagai golongan dengan kelembutan sekaligus ketegasan moral. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Tausiyah: Teladani Akhlak Rasulullah SAW
Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah yang disampaikan Ustadzah Nurma Nugraha. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk tidak hanya memperingati kelahiran Rasulullah SAW secara seremonial, tetapi juga mengimplementasikan akhlak dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
“Nabi Muhammad SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia. Teladan beliau dalam berinteraksi, menjaga silaturahmi, dan menyebarkan kasih sayang hendaknya menjadi pedoman kita dalam bermasyarakat dan berbangsa, sehingga tercipta lingkungan yang rukun, ramah, dan damai,” ujar Ustadzah Nurma Nugraha.
Pesan tersebut mendapat perhatian para peserta yang hadir. Momentum Maulid dinilai menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan baik antarsesama, menghormati perbedaan, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Ditutup Doa dan Ramah Tamah
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, serta kedamaian bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
Usai acara, para tamu undangan, pengurus ormas, tokoh masyarakat, dan warga setempat mengikuti ramah tamah dan makan bersama. Kegiatan juga diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi antarpengurus organisasi dan masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar DPD RGRI Jakarta Barat tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, serta sinergi antarormas dalam menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat. Rill/Eno


0Komentar