GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Jawara Betawi Fisabilillah Perkuat Struktur Organisasi dan Siapkan Legalitas Badan Hukum

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Jakarta, detikline.com – Organisasi kemasyarakatan Jawara Betawi Fisabilillah (JBF) menggelar rapat penguatan organisasi yang berlangsung di Jalan KH. Wahid Hasyim, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Senin (2/08/2026).

Rapat yang dihadiri sekitar 35 peserta tersebut membahas sejumlah agenda strategis sebagai langkah penguatan organisasi menuju badan hukum yang resmi.

Empat agenda utama yang dibahas dalam rapat meliputi penguatan struktur organisasi dan perubahan kepengurusan, rencana pembentukan legalitas organisasi, rencana pendirian kantor sekretariat, serta pembahasan anggaran organisasi. 

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi JBF dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mempersiapkan langkah-langkah pengembangan ke depan.

Dalam rapat tersebut juga ditetapkan susunan kepengurusan baru sebagai hasil musyawarah bersama, yaitu:

  • Ketua Umum: Rahmat (Otoy)
  • Wakil Ketua Umum: Rudi Fatah
  • Sekretaris Jenderal: Sapto, S.H.
  • Wakil Sekretaris Jenderal: Ariyatni
  • Bendahara Umum: Muhayati
  • Wakil Bendahara Umum: Riyanto Bin Drajat

Sementara itu, para pendiri Jawara Betawi Fisabilillah terdiri atas Rahmat, Mumu, Rudi, Iwan P., dan Nana.

Ketua Umum Jawara Betawi Fisabilillah, Rahmat (Otoy), menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah berdiri sekitar enam tahun dan selama ini aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial, keagamaan, serta pelestarian budaya Betawi meskipun belum memiliki legalitas berbadan hukum.

"Selama ini kami terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, seperti membantu korban bencana alam, santunan anak yatim, membantu anggota yang tertimpa musibah maupun sakit, serta berpartisipasi dalam menjaga ulama dan menjaga Jakarta. Selain itu, kami juga aktif melestarikan budaya Betawi melalui seni palang pintu dan atraksi silat Betawi," ujarnya.

Menurut Rahmat, pembentukan legalitas organisasi menjadi langkah penting agar Jawara Betawi Fisabilillah memiliki kepastian hukum dalam menjalankan roda organisasi serta lebih mudah menjalin kolaborasi dengan pemerintah maupun berbagai instansi terkait.

"Kami berharap dengan terbentuknya badan hukum, Jawara Betawi Fisabilillah dapat semakin berkembang, memiliki dasar hukum yang jelas, serta dapat bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan, sosial, keagamaan, dan pelestarian budaya," tegasnya.

Ia menambahkan, Jawara Betawi Fisabilillah juga menjadi wadah silaturahmi bagi masyarakat Betawi tanpa menutup diri bagi masyarakat dari berbagai suku yang memiliki visi dan semangat yang sama dalam membangun persatuan serta menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Adapun visi organisasi adalah menjadi wadah persaudaraan yang kuat bagi masyarakat Betawi, menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, serta melestarikan budaya lokal.

Sementara misinya meliputi mempererat tali silaturahmi antarwarga dan tokoh masyarakat, menjaga dan melestarikan tradisi budaya Betawi di tengah perkembangan zaman, serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Di akhir rapat, Rahmat berharap Jawara Betawi Fisabilillah dapat terus tumbuh menjadi organisasi yang profesional, berbadan hukum, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Kami berharap ke depan Jawara Betawi Fisabilillah menjadi organisasi yang besar, solid, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang sosial, keagamaan, dan pelestarian budaya Betawi," pungkasnya. Rill/Eno

Reaksi:
Baca juga:
ads banner