JAKARTA — Panggung ASEAN Fashion Festival (AFF) 2026 resmi digelar di Lippo Nusantara, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026). 

Ajang mode yang berlangsung pada 18–20 September 2026 ini menjadi ruang bagi talenta anak dan remaja untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.

ASEAN Fashion Festival 2026 menghadirkan karya dari 15 desainer dari berbagai negara Asia Tenggara. Selain menjadi panggung mode regional, perhelatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring industri kreatif dan memperkenalkan wastra Nusantara kepada masyarakat yang lebih luas.

Salah satu talenta muda yang mencuri perhatian adalah Devara Nadawati Elvaretta. Model berusia 14 tahun itu tampil membawakan koleksi dari tujuh desainer berbeda dalam rangkaian peragaan busana AFF 2026.

Remaja berdarah Jawa Tengah tersebut harus menjalani agenda yang cukup padat selama festival. Dari pagi hingga malam, Devara mengikuti berbagai persiapan hingga tampil di atas runway.

Bawa Misi Melestarikan Budaya Indonesia

Bagi Devara, tampil di panggung fashion bukan sekadar soal busana dan penampilan. Ia juga ingin menjadikan dunia mode sebagai salah satu cara untuk mengenalkan serta mempertahankan budaya Indonesia di kalangan generasi muda.

Siswi kelas 3 SMP itu mengaku memiliki perhatian terhadap keberadaan batik dan kain tradisional Indonesia di tengah perkembangan budaya global.

“Nah, sedangkan aku nggak mau kayak gitu. Jadi aku pengen tetap melestarikan budaya Indonesia,” tutur Devara saat ditemui di Lippo Nusantara, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026).

Tidak hanya berjalan di atas runway, Devara juga turut menampilkan tarian Nusantara yang dipelajarinya dalam waktu singkat. Ia mengaku harus mempelajari tarian tersebut secara intensif hingga mampu membawakannya di hadapan penonton.

Dalam penampilannya, Devara juga mengenakan sejumlah busana bernuansa etnik, termasuk karya Institut Kesenian Jakarta (IKJ) serta selendang dengan motif khas Nusantara.

Apresiasi Tim Produksi dan Para Desainer

Di balik penampilannya, Devara menyebut dukungan kru dan para desainer turut membantu dirinya menjalani rangkaian kegiatan AFF 2026.

Menurutnya, seluruh tim bekerja maksimal, termasuk dalam menyiapkan tata rias dan kebutuhan busana para model.

“Dan sangat-sangat krunya all effort banget. Desainer-desainer pun kayak effort-effort banget, make up semuanya udah disediakan,” kata Devara.

Padatnya agenda tidak menyurutkan semangat Devara untuk memberikan penampilan terbaik. Berbagai persiapan, termasuk gladi resik, dijalani demi memastikan setiap penampilannya di runway berjalan sesuai dengan konsep masing-masing desainer.

Pengalaman tampil membawakan karya tujuh desainer berbeda juga menjadi pengalaman tersendiri bagi Devara untuk menambah jam terbang di dunia modeling.

Ajak Generasi Muda Terus Berkarya

Devara berharap kehadirannya di ASEAN Fashion Festival 2026 dapat menjadi bagian dari langkah generasi muda untuk terus mengembangkan potensi sekaligus tidak melupakan budaya Indonesia.

Ia juga menyampaikan pesan kepada anak-anak muda agar terus berani berkarya dan membawa nama Indonesia melalui bidang yang mereka tekuni.

“Terus berkembang dan terus berkarya buat Indonesia! Bye! Thank you, Kak,” pungkasnya.

Penampilan Devara di ASEAN Fashion Festival 2026 menjadi salah satu contoh keterlibatan talenta muda dalam memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara melalui industri fashion. 

Perpaduan antara kreativitas, dunia modeling, kain tradisional, dan seni tari menjadi bagian dari upaya mengenalkan identitas budaya Indonesia di tengah perkembangan tren mode global. Rill/Red

Jurnalis: CiLiNda,S.I.Kom

Reaksi: