Aceh Timur, detikline.com – PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan komunitas Indra Makmu Trax (IM-TRAX) melaksanakan aksi penanaman 1.000 pohon di kawasan terdampak banjir di Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan sekaligus rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Penanaman pohon dilaksanakan pada 29 Juni dan 1 Juli 2026 di empat desa, yakni Desa Sah Raja, Desa Sijudo, Desa Blang Seunong, dan Desa Suka Damai. Program tersebut bertujuan membantu pemulihan kawasan pascabanjir yang melanda Aceh Timur pada akhir tahun lalu, sekaligus meningkatkan tutupan vegetasi guna mendukung kelestarian lingkungan di wilayah terdampak.
Kegiatan penghijauan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat, aparatur desa, pemuda, relawan, serta anggota komunitas IM-TRAX.
Selain menjadi aksi nyata pemulihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam menumbuhkan kepedulian bersama terhadap pelestarian alam dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Sebagian bibit pohon yang ditanam merupakan hasil donasi sukarela para pekerja Medco E&P. Kontribusi tersebut mencerminkan kepedulian insan perusahaan terhadap pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, mengatakan bahwa keberhasilan upaya pelestarian lingkungan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pihak.
"Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dengan BPMA, IM-TRAX, pemerintah desa, dan masyarakat, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi rehabilitasi kawasan terdampak banjir sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang," ujarnya.
Ketua IM-TRAX, Irvandi, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara perusahaan, pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Kami mengapresiasi komitmen Medco E&P dan BPMA yang mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama melakukan aksi nyata bagi lingkungan. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa perusahaan, komunitas, pemerintah, dan masyarakat dapat saling mendukung dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi daerah," katanya.
Sementara itu, Keuchik Desa Sah Raja, Sulaiman, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat melalui program penghijauan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Medco E&P, BPMA, IM-TRAX, serta seluruh pihak yang telah menyalurkan bantuan bibit pohon kepada masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi desa kami sebagai bagian dari upaya penghijauan setelah banjir yang melanda wilayah ini. Semoga pohon-pohon yang ditanam hari ini tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta generasi mendatang," tuturnya.
Program penanaman 1.000 pohon ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Medco E&P dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan BPMA, pemerintah desa, komunitas, dan masyarakat setempat.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan tercipta manfaat jangka panjang bagi pemulihan ekosistem, peningkatan kualitas lingkungan, serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam sebagai warisan bagi generasi yang akan datang. Rill/Wen
.jpeg)

0Komentar