Polres Kotabaru, detikline.com – Dalam upaya mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Kotabaru menggelar Apel Pasukan dan Sarana Prasarana Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola 11 Maret, Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru, Kalimantan Selatan, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan apel dipimpin Kapolres Kotabaru yang diwakili Kasubbagkerma Bagops Polres Kotabaru, Kompol Eko Abdi Prayitno. Apel ini menjadi bagian dari langkah antisipatif lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kotabaru.
Apel kesiapsiagaan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai instansi terkait, di antaranya perwakilan Kejaksaan Negeri Kotabaru, Lanal Kotabaru, Kodim 1004/Kotabaru, Pemerintah Kecamatan Kelumpang Hilir, Manggala Agni, BPBD Kotabaru, Satpol PP Kotabaru, Dinas Kehutanan, serta perwakilan perusahaan dan kepala desa se-Kecamatan Kelumpang Hilir.
Selain itu, hadir pula para Kapolsek jajaran Polres Kotabaru, perwakilan manajemen dan karyawan Sinar Mas, serta sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kelumpang Hilir.
Dalam pelaksanaan apel, Ipda Arif Budiman bertindak sebagai Komandan Upacara. Peserta apel terdiri dari lima kompi gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, petugas keamanan perusahaan, karyawan, hingga unsur masyarakat.
Rangkaian kegiatan apel dimulai dengan masuknya komandan apel, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, laporan komandan apel, pemeriksaan pasukan, penyampaian amanat pimpinan apel, doa bersama, penghormatan pasukan, serta penutupan kegiatan yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Usai apel, kegiatan diteruskan dengan pengecekan sarana dan prasarana pemadam kebakaran hutan dan lahan, serta simulasi penanggulangan karhutla oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pihak perusahaan, dan masyarakat.
Pada sesi akhir, seluruh pihak terkait melakukan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk kesiapsiagaan dan sinergi dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kotabaru. Rill/Red

0Komentar