GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Penilaian Kampung Pancasila RW 02 Pekojan Berlangsung Lancar, Wujudkan Nilai Pancasila di Tengah Masyarakat

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Jakarta, detikline.com — Kegiatan penilaian Kampung Pancasila di wilayah RW 02 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, berlangsung lancar pada Kamis (21/05).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kembali nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan masyarakat, mulai dari gotong royong, ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, hingga pembinaan generasi muda.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Tim Penilai Kampung Pancasila, yakni Waaster Letkol Inf Rully selaku Wakil Ketua Tim Penilai, Pabandya Komsos Letkol Arm Chandra sebagai Penilai 1, Pabandya Wanwil Letkol Inf Roy sebagai Penilai 2, Pabanda Wanwil Mayor Inf Zainal selaku Koordinator Lapangan, Pabanda Puanter Mayor Inf Abduh sebagai Penilai 3, serta Pabanda Bakti Kapten Inf Sagala sebagai Penilai 4.

Selain itu, hadir pula perwakilan kandidat Kampung Pancasila dari Kodim 0503/Jakarta Barat, di antaranya Letkol Inf Saputra Hakki selaku Dandim 0503/Jakarta Barat, Mayor Cke Wahidin selaku Danramil Tambora, AKP Sudargo yang mewakili Kapolsek, Pangestu Aji selaku Camat Tambora, Sulistyowati selaku Lurah Tambora, serta Acep Budi Wijaya selaku Ketua RW 02 Pekojan.

Kehadiran jajaran tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan Kampung Pancasila di wilayah RW 02 Pekojan. Unsur TNI, kepolisian, pemerintah kecamatan, kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, serta warga turut menyambut kegiatan penilaian dengan penuh antusias.

Dandim 0503/Jakarta Barat, Letkol Inf Saputra Hakki, menyampaikan komitmennya dalam menciptakan dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masyarakat. 

Menurutnya, Kampung Pancasila harus menjadi contoh nyata bahwa nilai persatuan, gotong royong, kepedulian, dan cinta tanah air masih dapat terus dijaga serta diterapkan di tengah masyarakat perkotaan.

“Kami berkomitmen mendukung Kampung Pancasila sebagai ruang penguatan nilai persatuan, gotong royong, ketahanan pangan, dan cinta tanah air. Semoga program ini terus berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi warga,” ujar Dandim 0503/Jakarta Barat, Letkol Inf Saputra Hakki.

Sementara itu, Camat Tambora, Pangestu Aji, mengapresiasi sinergitas antara Kodim, Danramil, pemerintah wilayah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang hijau, produktif, dan bermanfaat.

Menurutnya, meskipun wilayah Pekojan memiliki keterbatasan lahan, masyarakat tetap mampu mengembangkan berbagai program yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pemberdayaan lingkungan.

“Kami dari Kecamatan Tambora sangat mengapresiasi sinergitas Kodim, Danramil, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh warga. Dengan keterbatasan lahan yang ada di Pekojan, masyarakat tetap mampu menciptakan situasi yang hijau, produktif, terutama dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Pangestu Aji.

Dalam kesempatan yang sama, Waaster Letkol Inf Rully selaku Wakil Ketua Tim Penilai menyampaikan bahwa Kampung Pancasila merupakan program yang dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap mulai terkikisnya nilai-nilai Pancasila di tingkat desa maupun lingkungan masyarakat.

Program ini sebelumnya diinisiasi oleh Jenderal TNI Dudung Abdurachman dengan tujuan menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila agar tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai Pancasila harus dihidupkan kembali, bukan hanya sebagai slogan, tetapi diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Semua ini dapat terwujud berkat bantuan warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh unsur yang mendukung, sehingga Pancasila tetap hidup di tengah masyarakat,” ungkap Letkol Inf Rully.

Adapun indikator penilaian Kampung Pancasila meliputi berbagai aspek, antara lain ketahanan pangan, urban farming, perikanan, peternakan, UMKM sebagai wujud penguatan ekonomi masyarakat, pertanian, pembinaan karang taruna, olahraga, dialog intelektual, pembinaan warga negara, serta penggunaan media sosial sebagai sarana edukasi dan informasi publik.

Selain menampilkan program ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat, kegiatan penilaian Kampung Pancasila RW 02 Pekojan juga dimeriahkan dengan penampilan barongsai, pencak silat, serta tarian daerah oleh anak-anak TK PAUD Bintang Ceria.

Penampilan tersebut menjadi bentuk pengenalan nilai budaya, keberagaman, cinta tanah air, serta pelestarian seni tradisional kepada anak-anak sejak usia dini.

Sementara itu, Lurah Tambora, Sulistyowati, juga menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan Kampung Pancasila di RW 02. Menurutnya, program ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan peran pemuda, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga semangat kebersamaan warga dalam menghadapi perkembangan zaman.

Sementara itu, Ketua RW 02 Pekojan, Acep Budi Wijaya, menyampaikan bahwa tantangan terbesar dalam menggerakkan warga adalah bagaimana merangkul seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah perubahan zaman.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan modernisasi tidak boleh mengikis semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial.

“Tantangannya adalah bagaimana kita merangkul warga agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup meskipun zaman terus berkembang. Jangan sampai perkembangan zaman mengikis semangat kebersamaan. Karena itu, semua harus bersatu, saling mendukung, dan menjaga lingkungan agar tetap rukun,” ujar Acep Budi Wijaya.

Melalui kegiatan penilaian Kampung Pancasila ini, RW 02 Kelurahan Pekojan menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk menciptakan lingkungan yang produktif, hijau, dan bermanfaat. 

Dengan semangat gotong royong, warga mampu mengembangkan ketahanan pangan, UMKM, pembinaan pemuda, serta kegiatan sosial yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

Kampung Pancasila RW 02 Pekojan diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengimplementasikan Pancasila secara nyata. Bukan hanya melalui ucapan, tetapi melalui tindakan, kebersamaan, kepedulian, dan semangat membangun lingkungan yang rukun, produktif, serta berdaya. Rill/Lala

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner