Jakarta, detikline.com — Badan Gizi Nasional (BGN) meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan praktik jual beli titik usulan pembangunan maupun pengurusan kemitraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menegaskan bahwa proses pendaftaran menjadi mitra BGN dalam program MBG tidak dipungut biaya dan dilakukan secara daring.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengaku dapat meloloskan, mendapatkan titik, atau meningkatkan status usulan SPPG.
“Apabila ada pihak-pihak yang mengatakan sanggup untuk mendapatkan titik, sanggup untuk meningkatkan status usulan, diyakini bahwa itu adalah penipu,” kata Sony di SMAN 28, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).
Sony menegaskan, praktik jual beli titik SPPG merupakan bentuk penipuan dan akan ditindak tegas. Ia menyebut, salah satu tersangka dalam kasus dugaan penjualan titik SPPG telah ditangkap oleh Polda Jawa Barat.
Selain itu, Sony juga menyampaikan akan meninjau penanganan kasus serupa di beberapa daerah, termasuk Batam dan Lombok Timur.
“Besok saya akan ke Batam untuk melihat bagaimana proses penanganan perkara karena di sana juga ada. Nanti juga saya akan ke Lombok Timur,” ujarnya.
Ia kembali menegaskan bahwa pendaftaran kemitraan BGN untuk program MBG dilakukan secara resmi, transparan, dan tanpa biaya.
“Proses pendaftaran untuk menjadi mitra BGN untuk program MBG tidak dipungut biaya, dilakukan secara online,” tegasnya.
Menurut Sony, khusus untuk daerah terpencil, mekanisme pengusulan dilakukan melalui kepala daerah dan Satuan Tugas MBG kabupaten/kota, kemudian diteruskan kepada BGN pusat.
BGN meminta masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan oknum yang mengaku bisa membantu meloloskan pengajuan, menaikkan status usulan, atau mengurus titik dapur MBG dengan imbalan tertentu. Laporan tersebut diharapkan disertai dokumen pendukung, bukti, maupun saksi agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Jadi segera disampaikan ke saya atau ke BGN dengan dokumen bukti atau pendukung atau saksi, yakin akan didrop langsung,” tutur Sony.
Sony juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada pihak-pihak yang mencoba mengganggu pelaksanaan program MBG.
“Oleh karena itu, saya bertekad, siapapun yang mengganggu program MBG, ya saya sikat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar tidak percaya kepada pihak yang mengaku sebagai pejabat, kerabat, maupun keponakan pejabat BGN untuk mengurus kemitraan atau titik SPPG. Masyarakat diimbau melapor melalui hotline SAGI 127 apabila menemukan praktik jual beli titik atau dugaan penipuan terkait program MBG.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang membutuhkan pengawasan bersama agar pelaksanaannya berjalan transparan, tepat sasaran, dan tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi. Rill/Lk

0Komentar