GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Bupati Aceh Timur Bantah Tuduhan, Tegaskan Akan Tempuh Jalur Hukum

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Aceh Timur, detikline.com — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al'farlky, membantah tuduhan yang beredar di media sosial terkait dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap menyebarkan informasi tidak benar.

Pernyataan tersebut disampaikan Iskandar dalam konferensi pers yang digelar di salah satu warung kopi di Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (30/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia didampingi oleh istrinya serta jajaran KPA/PA Aceh Timur.

Iskandar menyebut, tuduhan yang disampaikan oleh seorang pria berinisial M.A melalui sejumlah akun media sosial merupakan fitnah yang telah berdampak pada dirinya dan keluarga.

“Informasi yang beredar tidak benar. Kami memiliki klarifikasi terkait kejadian tersebut,” ujar Iskandar.

Ia menjelaskan, peristiwa yang disebut-sebut terjadi di dalam mobil sebenarnya berlangsung saat dirinya bersama tim meninjau wilayah terdampak banjir. Saat itu, menurutnya, ia bersama rombongan menggunakan kendaraan dalam rangka distribusi bantuan, termasuk obat-obatan.

“Saat peninjauan banjir, kami membawa bantuan dengan kendaraan yang juga mengangkut tenaga medis dan beberapa orang lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iskandar mengaku telah mengantongi sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan konten manipulatif, termasuk penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mencatut fotonya. Ia menyatakan telah resmi melaporkan hal tersebut kepada pihak berwenang.

Di sisi lain, Iskandar menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap kritik, namun meminta agar kritik disampaikan secara bijak dan tidak menyerang ranah pribadi maupun keluarga.

“Saya tidak anti kritik, tetapi kritik harus disampaikan secara konstruktif dan tidak melibatkan keluarga,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta tetap fokus pada upaya penanganan banjir yang tengah dilakukan pemerintah daerah.

“Saat ini kami sedang bekerja untuk masyarakat, terutama dalam penanganan banjir. Kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat Aceh Timur,” ujarnya.

Versi Berbeda dari Pihak Lain

Sebelumnya, seorang pria berinisial M.A melalui sejumlah unggahan di media sosial menyampaikan dugaan adanya hubungan pribadi yang melibatkan pejabat daerah di Aceh Timur. Ia mengklaim memiliki bukti dan menyatakan akan menempuh jalur hukum.

Sementara itu, MS yang disebut dalam unggahan tersebut menyatakan bahwa dirinya telah lama berpisah dengan M.A dan mengaku telah mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia juga menyampaikan rencana untuk melaporkan M.A serta akun-akun media sosial yang dianggap merugikan dirinya.

Catatan Redaksi:

Berita ini disusun berdasarkan pernyataan dari berbagai pihak. Hingga saat ini, proses hukum masih berlangsung dan kebenaran dari masing-masing klaim masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. Rill/Wen

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner