Jakarta, detikline.com - Ribuan jamaah dari berbagai pelosok memadati kegiatan Khotmul Qur’an Fii Tarawih pada malam ke-27 Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di Yayasan Waqaf Azzawiyah Al Habib Ahmad Bin Muhammad Bin Hamzah Alatas, yang berlokasi di Jalan Pengukiran No.151, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (16/3/2026).

Kegiatan khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan dalam rangkaian salat Tarawih tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan.

Para jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Pekojan dan sekitarnya, namun juga datang dari berbagai daerah lain untuk mengikuti tradisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun ini.

Tradisi Khotmul Qur’an Fii Tarawih ini menjadi salah satu ciri khas keagamaan masyarakat Pekojan, khususnya di lingkungan Azzawiyah, yang hingga kini tetap terjaga dan terus dilestarikan dari generasi ke generasi.

Momentum malam ke-27 Ramadhan yang diyakini sebagai salah satu malam Lailatul Qadar turut menambah antusiasme jamaah untuk hadir dan meraih keberkahan.

Salah satu tokoh ulama Pekojan, Habib Quraish, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari upaya menjaga kecintaan umat terhadap Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, tradisi Khotmul Qur’an ini sudah berjalan puluhan tahun dan menjadi bagian dari syiar Islam di Pekojan. Ini bukan hanya soal mengkhatamkan Al-Qur’an, tapi juga bagaimana kita menjaga ruh kebersamaan, kecintaan kepada Al-Qur’an, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujar Habib Quraish.

Ia juga menambahkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat setiap tahunnya menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan masih sangat kuat di tengah kehidupan masyarakat urban.

“Semoga tradisi ini terus istiqamah, dan generasi muda bisa ikut menjaga serta melanjutkan warisan ulama terdahulu,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh amal ibadah di bulan suci Ramadhan diterima serta membawa keberkahan bagi seluruh umat yang hadir. Rill/La

Reaksi: