GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Viral Penyiraman Diduga Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih, Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Gambar ilustrasi 

Jakarta, detikline.com - Sebuah video aksi penyiraman cairan diduga air keras terhadap seorang pelajar di Jakarta Pusat viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/2) sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan rekaman video yang beredar dan dilihat pada Minggu (8/2), terlihat tiga pelajar berseragam sekolah berboncengan menggunakan sepeda motor.

Mereka sempat berhenti di pinggir jalan sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Tak lama kemudian, saat berpapasan dengan tiga pelajar lain yang juga berboncengan dari arah berlawanan, salah satu dari mereka tampak menyerempet kendaraan korban.

Pelaku kemudian menyiramkan cairan dari sebuah botol kemasan ke arah pelajar yang melintas tersebut.

Cairan itu mengenai salah satu korban, sementara ketiga pelaku langsung melaju meninggalkan lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut peristiwa terjadi pada Jumat sore.

“Intinya bertiga orang ini bonceng motor, kemudian berpapasan dengan tiga remaja lain. Lalu disiram,” kata Roby saat dikonfirmasi, Minggu (8/2).

Roby mengatakan cairan yang disiramkan diduga merupakan air keras, namun kepastian jenisnya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

“Diduga air keras. Kalau jenisnya apa, kita belum cek lab. Nanti bisa disampaikan setelah ada hasil,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa orang tua korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Identitas korban maupun pelaku belum diungkap ke publik untuk kepentingan penyelidikan dan perlindungan terhadap anak.

Roby memastikan pelaku dan korban sama-sama berstatus pelajar, tetapi berasal dari sekolah yang berbeda.

“Iya, sesama pelajar, tapi beda sekolah,” ucapnya.

Terkait kondisi korban, Roby menyebut korban sempat menjalani perawatan singkat di rumah sakit sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

“Sekarang posisinya sudah di rumah. Kemarin sempat dirawat sebentar di rumah sakit, setelah itu sudah pulang,” katanya.

Namun, polisi belum dapat meminta keterangan langsung dari korban karena kondisi yang belum memungkinkan.

“Kita belum bisa lihat langsung kondisinya, belum bisa periksa, karena penyampaian orang tuanya anaknya masih belum bisa dimintai keterangan,” jelas Roby.

Meski pelaku belum diamankan, penyidik telah mengantongi identitas terduga pelaku. Identitas tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut.

“Identitas terduga sudah kita kantongi, tapi masih perlu diverifikasi. Pelakunya belum kita amankan,” kata Roby.

Ia menegaskan penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum bisa membeberkan detail lebih jauh terkait identitas pelaku.

“Belum bisa disebutkan sekarang, karena ini masih dalam tahap penyelidikan,” pungkasnya.

Redaksi: detikline.com

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner