GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Pegawai SPBU di Cipinang Diduga Dianiaya Pria Mengaku Aparat, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Jakarta, detikline.com - Tiga pegawai SPBU 3413901 di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria yang disebut mengaku sebagai aparat, Minggu (22/2) sekitar pukul 22.00 WIB.

Staf SPBU, Mukhlisin (38), mengatakan insiden bermula saat pelaku hendak mengisi BBM subsidi jenis Pertalite. Hasil pemindaian barcode menunjukkan nomor polisi kendaraan terdaftar dalam sistem, namun jenis kendaraan tidak sesuai dengan data.

“Sesuai SOP, nomor polisi dan jenis mobil harus cocok dengan data. Karena tidak sesuai, petugas menolak pengisian Pertalite dan mengarahkan ke Pertamax yang tidak menggunakan barcode,” ujar Mukhlisin.

Penolakan tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga terjadi aksi kekerasan terhadap tiga pegawai, yakni Ahmad Khoirul Anam (staf), Lukmanul Hakim (operator), dan Abud Mahmudin (operator). Ketiganya mengalami luka akibat tamparan dan pukulan, serta mengaku sempat mendapat ancaman.

Peristiwa itu terekam kamera pengawas (CCTV) dan beredar di media sosial. Para korban telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Tak lama setelah laporan dibuat, Polda Metro Jaya melalui Propam mendatangi lokasi untuk meminta keterangan dan menindaklanjuti rekaman CCTV. Korban juga telah menjalani visum di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Secara terpisah, pemilik SPBU, Ernesta, menyatakan pihaknya turut melaporkan kejadian itu ke Polsek Pulogadung. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan aparat kepolisian. Rill/Lk

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner