GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Diduga Terlibat Penganiayaan Warga, Lima Oknum TNI AL Diamankan di Talaud

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Talaud, detikline.com - Sejumlah prajurit TNI Angkatan Laut (AL) diduga terlibat penganiayaan terhadap seorang warga di Pelabuhan Umum Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Kamis (22/1/2026) malam.

Pasca insiden tersebut, sejumlah warga mendatangi Markas Komando Pangkalan TNI AL (Mako Lanal) Melonguane untuk meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban atas kejadian yang menimpa korban. Peristiwa itu sempat terekam dalam video dan beredar luas di media sosial.

Komandan Koarmada VIII, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, membenarkan adanya insiden yang melibatkan lima anggota TNI AL dari Lanal Melonguane dengan seorang warga setempat. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 23.30 WITA.

“Peristiwa itu berawal dari kesalahpahaman yang diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras, sehingga menyebabkan korban mengalami luka-luka dan situasi sempat tidak kondusif,” ujar Dery dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/1/2026).

Atas kejadian tersebut, Dery menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Melonguane dan menyatakan bahwa insiden ini menjadi bahan evaluasi serius dalam pembinaan personel TNI AL.

“TNI AL berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta sikap humanis prajurit dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa TNI AL tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit. Saat ini, oknum anggota yang diduga terlibat telah diamankan oleh Detasemen Polisi Militer TNI Angkatan Laut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Oknum yang terlibat telah diamankan dan akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dery juga menyampaikan bahwa aparat gabungan TNI-Polri telah bergerak cepat mengamankan situasi, sehingga kondisi di Melonguane saat ini kembali kondusif. Selain itu, Komandan Lanal Melonguane telah memberikan bantuan pengobatan serta santunan kepada korban.

“Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud untuk tetap tenang dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban wilayah. Proses hukum akan dilaksanakan secara transparan dan profesional,” pungkasnya. Rill/Lk

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner