Jakarta, detikline.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem yang diperkirakan mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya pada Jumat (23/1).
BMKG memprakirakan seluruh wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan sepanjang hari.
Sejumlah daerah, seperti Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, serta Kabupaten Tangerang, masuk dalam kategori hujan sangat lebat hingga ekstrem dengan level peringatan awas.
Sementara itu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dengan level peringatan siaga.
Selain hujan, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang yang dapat terjadi secara bersamaan, sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan pohon tumbang.
BMKG menjelaskan, peningkatan intensitas hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer.
Salah satunya adalah fenomena La Nina. Berdasarkan hasil analisis, indeks NINO 3.4 terpantau menguat pada fase negatif sebesar -0,91 yang mengindikasikan La Nina lemah dan berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek.
Selain itu, hasil pemantauan model filter spasial Madden Julian Oscillation (MJO) pada 22–23 Januari menunjukkan aktivitas MJO di sejumlah wilayah, seperti Lampung, Laut Jawa, pesisir utara Jawa, pesisir selatan Kalimantan, Selat Makassar bagian selatan, serta wilayah Papua. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
BMKG juga mencatat gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur terpantau aktif di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Kombinasi antara MJO dan gelombang Kelvin turut meningkatkan aktivitas konvektif yang mendukung pembentukan hujan.
Tak hanya itu, gelombang frekuensi rendah (low frequency) juga terpantau aktif di sejumlah wilayah, termasuk Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Laut Jawa, hingga perairan selatan Jawa–Nusa Tenggara. Fenomena ini bersifat persisten dan berpotensi memperkuat intensitas hujan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Rill/Red

0Komentar