GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Asisten I Pemkab Kotabaru Buka Musda Aliansi Masyarakat Adat Nusantara

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Kotabaru, detikline.com - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kotabaru, Drs. H. Minggu Basuki, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang digelar di Aula Gedung Kecamatan Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Minggu (21/12/2025).

Musda tersebut dihadiri Asisten I Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Minggu Basuki, Plt Camat Kelumpang Hulu Muhammad Mawardi, S.Ag, Anggota DPRD Kotabaru Nusriyono, Dewan AMAN Wilayah Baderi, Wakil Pengurus Wilayah AMAN Kalimantan Selatan Dariatman, S.H., serta Okta Sirare dari Organisasi Kader dan Keanggotaan (OKK).

Turut hadir Kapolsek Kelumpang Hulu yang diwakili Bhabinkamtibmas, para tokoh adat, damang, pengurus dan anggota AMAN, kepala desa dari Kecamatan Hampang dan Kelumpang Hulu, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Drs. H. Minggu Basuki menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Daerah, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Musda AMAN Kabupaten Kotabaru yang saat ini tengah melakukan proses penyusunan dan penetapan kepengurusan baru.

Ia berharap siapapun yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab organisasi sesuai ketentuan AMAN, baik di tingkat pusat maupun wilayah, serta mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat adat di Kotabaru.

Sementara itu, Plt Camat Kelumpang Hulu Muhammad Mawardi, S.Ag menyampaikan harapannya agar Musda berjalan lancar, aman, dan menghasilkan kepengurusan baru yang solid serta mampu membawa AMAN semakin maju.

“Semoga program kerja ke depan dapat mendorong masyarakat adat agar semakin dihormati dan diakui,” ujarnya.

Dewan AMAN Wilayah, Baderi, menekankan pentingnya sinergi antara pengurus AMAN yang terpilih dengan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, khususnya dalam memperjuangkan pengakuan hukum adat di daerah tersebut.

“Pengakuan hukum adat di Kotabaru saat ini masih berproses. Kami berharap kepengurusan baru dapat kembali mendorong percepatan pengakuan tersebut melalui terbitnya SK Bupati,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kotabaru, Nusriyono, turut mengapresiasi pelaksanaan Musda AMAN.

Ia menegaskan bahwa AMAN merupakan aliansi seluruh masyarakat adat Nusantara yang harus mencerminkan keberagaman dan tidak didominasi oleh satu kelompok atau suku tertentu.

“Keberagaman adalah kekuatan. Dengan bersinergi, kita dapat menjaga persatuan dan keamanan bersama,” pungkasnya. Rill/Run

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner