GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Ratusan Pelajar di Banggai Kepulauan Keracunan Usai Santap Menu Program Makan Bergizi

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Banggai, detikline.com - Sebanyak 277 siswa dari tingkat SD, SMP hingga SMA di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, harus mendapatkan perawatan medis setelah diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (17/9).

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Salakan, Erick Alfa Handika Sangule, mengungkapkan dugaan awal penyebab insiden berasal dari hidangan ikan tuna goreng dengan saus.

Sampel makanan tersebut telah disiapkan untuk diuji oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kota Palu.

“Hasil pantauan sementara, dugaan kuat penyebab keracunan berasal dari olahan ikan tuna goreng. Kami sudah mengirimkan sampel ke BPOM untuk diteliti,” jelas Erick melalui keterangan tertulis, Jumat (19/9).

Hingga Kamis (18/9) sore, tercatat 277 siswa dari SDN Tompudau, SMP Tinangkung, SMA Tinangkung, SMK Tinangkung, dan SD Pembina Salakan menunjukkan gejala keracunan.

Dari jumlah tersebut, 32 anak masih menjalani perawatan di RSUD Trikora, sedangkan 245 lainnya sudah dipulangkan dengan pemantauan tenaga kesehatan.

Untuk sementara, distribusi program MBG di Banggai Kepulauan dihentikan sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

“Penghentian sementara dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Kasus ini juga sudah kami laporkan ke Polres Banggai Kepulauan,” tambah Erick.

Pemerintah daerah bersama PMI, BPBD, serta tenaga medis puskesmas telah menyiapkan tenda darurat sebagai ruang perawatan tambahan.

Erick memastikan koordinasi lintas lembaga akan terus dilakukan, termasuk sosialisasi pencegahan serta penanganan pertama bagi siswa yang mengalami gejala keracunan.

Dalam dua pekan terakhir, kasus serupa juga dilaporkan di sejumlah daerah dengan ratusan siswa harus dirawat akibat keracunan setelah menyantap menu dari program MBG. Rill/Red

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner