GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Kasek SMPN 2 Tanjung Pura Diduga Beri Uang kepada Oknum yang Mengaku Wartawan dan LSM

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Langkat, detikline.com - Kepala Sekolah SMPN 2 Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, berinisial T diduga memberikan sejumlah uang kepada oknum yang mengaku sebagai wartawan dan anggota LSM. 

Informasi ini beredar setelah beberapa warga dan aktivis LSM setempat menyampaikan kesaksian kepada awak media.

Seorang warga yang kerap berada di sekitar sekolah mengaku sering melihat sejumlah orang datang menemui kepala sekolah. Bahkan, menurutnya, tidak jarang terlihat sang kepala sekolah memberikan uang kepada tamu yang datang.

“Kami sering melihat kepala sekolah mengeluarkan uang dari kantongnya untuk menyalami orang-orang yang datang ke sekolah itu,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (28/8/2025).

Hal senada juga disampaikan oleh seorang aktivis LSM bernama Andre (57). Ia menuturkan bahwa kepala sekolah diduga kerap memberikan uang dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp100 ribu bahkan lebih, setiap kali dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) cair.

“Kepala sekolah sering memberi uang kepada oknum yang mengaku wartawan dan LSM. Nominalnya bisa Rp100 ribu per orang, bahkan lebih, tergantung kapasitas oknum yang datang,” ujar Andre.

Andre juga mempertanyakan sumber uang tersebut, apakah berasal dari dana pribadi atau dana sekolah, termasuk dana BOS.

Lebih jauh, Andre menilai praktik tersebut tidak sejalan dengan arahan pemerintah pusat. Ia menyinggung komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menekankan agar dana negara digunakan tepat sasaran.

“Seharusnya dana BOS digunakan untuk kepentingan sekolah, seperti rehabilitasi sarana, pembayaran honor guru, dan kebutuhan lain sesuai aturan. Kalau praktik di lapangan berbeda, ini jelas merugikan dunia pendidikan,” tambahnya.

Andre pun mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Inspektorat, BPK, hingga Kejaksaan untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah SMPN 2 Tanjung Pura tersebut.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada kepala sekolah berinisial T belum membuahkan hasil. Saat didatangi ke sekolah, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi melalui WhatsApp juga belum mendapat tanggapan. (Rill/Boy Biring)

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner