POLITIK HUKUM$type=carousel

Terlibat Kasus Korupsi LPEI, Pengacara Ditetapkan Jadi Tersangka

Penulis : Nur Zahrawati detikline.com Jakarta - Pengacara berinisial ( DWW ) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Keja...

Penulis : Nur Zahrawati

detikline.com Jakarta - Pengacara berinisial (DWW) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejakgung) di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (30/11) malam. Dugaan terkait penyidikan korupsi pada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

"Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung menetapkan DWW selaku Advokat/Penasehat Hukum/Konsultan Hukum dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013-2019," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keterangannya, Rabu (1/12/2021).

Ia menjelaskan bahwa pihak penyidik langsung menahan tersangka kasus korupsi LPEI dalam 20 hari pertama, yang terhitung mulai dari 30 November 2021 hingga 19 Desember di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejakgung. 

"Pada Selasa 2 November 2021, tim penyidik telah menetapkan tersangka terhadap tujuh orang saksi tersebut dengan sangkaan setiap orang yang dengan sengaja menghalangi atau merintangi secara langsung atau tidak langsung terkait penyidikan tindak pidana korupsi dan dengan sengaja tidak memberikan keterangan," ucap Leonard.

Tersangka akan dijerat sesuai Pasal 21 dan/atau Pasal 22 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Diketahui, penyidikan kasus dugaan korupsi di LPEI tersebut telah dianggap merugikan negara mencapai Rp. 4,7 triliun pada periode 2019. Namun, belum ada tersangka yang dijerat dalam perkara pokok korupsi tersebut.

Diduga bahwa LPEI memberikan pembiayaan kepada para debitur tanpa melalui prinsip tata kelola yang baik sehingga membuat peningkatan kredit macet (non performing loan/NPL) pada 2019 sebesar 23,39 persen.

Dalam kasus ini, sejumlah perusahaan yang diberikan fasilitas pembiayaan ialah, Group Walet, Group Johan Darsono, Duniatex Group, Group Bara Jaya Utara, Group Arkha. Kemudian, PT Srigati Lestari, PT. Lautan Harmoni Sejahtera, PT Kemilau Harapan Prima, serta PT Kemilau Kemas Timur.

"Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2019, LPEI diduga mengalami kerugian tahun berjalan sebesar Rp. 4,7 triliun dimana jumlah kerugian tersebut penyebabnya adalah dikarenakan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN)," ucap Leonard.

COMMENTS

BLOGGER
Name

Agama,11,Anugerah PWI,13,Artikel,15,Berita Artis,42,Berita Cuaca,11,Berita Daerah,576,BERITA DUKA,21,Berita Informasi,15,Berita Kebakaran,20,Berita Olahraga,36,Berita Tehnologi,2,Bisnis,6,EDITORIAL,2,EKONOMI,50,FASHION,6,Featured,22,Gaya Hidup,3,Gempa,2,Giat PWI,2,Giat Vaksin,23,Hikmah,1,Hukum,116,HUT RI 76,1,INDEX SAHAM EKONOMI,8,Indonesia Update,3,informasi Covid-19,27,Informasi Vaksin,6,INTERNATIONAL,14,Jakarta Kini,56,Kebakaran,1,Kesehatan Gizi,10,Kesehatan Tubuh,15,Kesehatan Wajah,9,KRIMINAL,100,Musik,2,NASIONAL,139,News,11,NKRI,1,Operasi Yustisi,1,ORGANISASI,1,Organisasi Wartawan,3,Partai,9,PENDIDIKAN,36,Perawatan Rambut,1,Perawatan Tubuh,3,Peristiwa,35,Politik,5,Politik Dan Hukum,148,Resep Makanan - Minuman,1,SOSIAL BUDAYA,132,Tehnologi,3,TNI POLRI,56,Tokoh Publik,4,TV LIVE,2,Viral,12,Wisata Nusantara,8,
ltr
item
detikline: Terlibat Kasus Korupsi LPEI, Pengacara Ditetapkan Jadi Tersangka
Terlibat Kasus Korupsi LPEI, Pengacara Ditetapkan Jadi Tersangka
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEh7QwOw3HQNteDaxNorAPLIgurlgiAZbfvRQwo9-j60za-BDdlS1SV6uECCTs9T_eQxmeQc335YCL-kjbef7XLJLmkXUTVfF-qZ9u1Bj5j10pq2PA3sauVpzjALFKY1WhGthuO7vLwQF_4bPsz_2Ug-h94D1ED67VIHm1r5_KMqdFXmwu-jgNi6W9xF=s320
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEh7QwOw3HQNteDaxNorAPLIgurlgiAZbfvRQwo9-j60za-BDdlS1SV6uECCTs9T_eQxmeQc335YCL-kjbef7XLJLmkXUTVfF-qZ9u1Bj5j10pq2PA3sauVpzjALFKY1WhGthuO7vLwQF_4bPsz_2Ug-h94D1ED67VIHm1r5_KMqdFXmwu-jgNi6W9xF=s72-c
detikline
https://www.detikline.com/2021/12/terlibat-kasus-korupsi-lpei-pengacara.html
https://www.detikline.com/
https://www.detikline.com/
https://www.detikline.com/2021/12/terlibat-kasus-korupsi-lpei-pengacara.html
true
2574086507560378712
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy