Kotabaru, detikline.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah berlangsung khidmat di Masjid Ar-Rahman, Desa Salino (Sungai Kupang), Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri hampir 300 jamaah yang mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh antusias.

Sebelum tausiah disampaikan, kegiatan diawali dengan pembacaan Syair Maulid Habsy yang dibawakan oleh Pondok Pesantren As-Sa Nu Amala. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Indra Irawan.

Selanjutnya, Ketua Panitia Pelaksana Riduansyah menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Riduansyah mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Akhmad Firmansyah, S.Ag., serta seluruh jamaah dan tamu undangan yang telah hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Ar-Rahman, Desa Salino.

Riduansyah juga mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama menyimak uraian yang disampaikan oleh Ustadz Akhmad Firmansyah agar dapat mengambil manfaat dan hikmah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Mari kita bersama-sama menyimak apa yang nantinya diuraikan Al Ustadz Akhmad Firmansyah, S.Ag., sehingga kita yang hadir dapat mengambil manfaat dan hikmahnya. Semoga kita mendapatkan syafaat Rasulullah SAW, serta dapat mengamalkan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan senantiasa mencintai Nabi Muhammad SAW,” ujar Riduansyah.

Perbanyak Sholawat dan Teladani Akhlak Rasulullah

Memasuki acara inti, tausiah Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H disampaikan oleh Ustadz Akhmad Firmansyah, S.Ag.

Dalam tausiahnya, Ustadz Akhmad Firmansyah mengajak jamaah untuk senantiasa memperbanyak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan umat kepada Baginda Rasulullah.

Ia juga menyampaikan riwayat singkat mengenai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Maulid sebagai sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah dan memperbaiki kehidupan sehari-hari.

Selain memperbanyak sholawat, jamaah juga diingatkan untuk senantiasa menjaga shalat lima waktu, menyantuni anak yatim, serta berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, jamaah juga diajak untuk menjaga budi pekerti, menjaga lisan, serta menghindari kebiasaan menggunjing atau membicarakan keburukan orang lain.

Mari kita mengikuti dan meneladani apa yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW kepada kita sebagai umatnya,” pesan Ustadz Akhmad Firmansyah dalam tausiahnya.

Bendera Hias Berisi Berbagai Hadiah

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Ar-Rahman Salino juga berlangsung meriah dengan adanya bendera-bendera hias yang dibuat dalam berbagai bentuk.

Menariknya, bendera tersebut tidak hanya menjadi hiasan, tetapi juga berisi berbagai macam hadiah dan perlengkapan rumah tangga, seperti sajadah, sarung, pakaian, serta berbagai perabotan rumah tangga lainnya.

Bendera-bendera tersebut kemudian dibagikan kepada jamaah dan tamu yang hadir sebagai buah tangan atau oleh-oleh dari kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Setiap jamaah bahkan disebut dapat memperoleh sekitar tiga hingga empat bendera atau lebih, sehingga semakin menambah semarak suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Salino, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk tradisi masyarakat dalam memeriahkan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarjamaah. Rill/Run

Reaksi: