Jakarta, detikline.com - Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan membutuhkan aksi nyata dan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.
Menjawab tantangan tersebut, kolaborasi Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti bersama Green Generation Indonesia menghadirkan gerakan kepedulian lingkungan berskala nasional.
Salah satu bentuk sinergi nyatanya ditunjukkan melalui keterlibatan komunitas lari Budi Luhur University, BLURUN, yang memadukan aktivitas fisik dengan aksi sosial di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Aksi kolaboratif ini menjadi bagian penting dari rangkaian acara Jambore Generasi Hijau (JGH) 2026.
Sebanyak 180 delegasi pelajar SMA/SMK/MA dari berbagai provinsi di Indonesia, 9 delegasi mahasiswa internasional asal Malaysia, serta civitas akademika Budi Luhur University turun langsung menyisir dan memilah sampah di sepanjang area ruang publik.
Langkah ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengedukasi masyarakat luas.
Tidak berhenti pada aksi clean up di pagi hari, rangkaian kegiatan berlanjut sore harinya di kompleks Budi Luhur University.
Para peserta diajak mengenal sistem pengelolaan sampah secara langsung melalui kunjungan edukatif dan pelatihan pengolahan limbah organik pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Ketua BPH Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc., memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme para peserta dan menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi pemuda dalam membentuk gaya hidup ramah lingkungan.
"Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti selalu berkomitmen memberikan ruang dan dukungan penuh bagi aksi-aksi kolaboratif anak muda yang berdampak positif bagi bumi. Sinergi antara Budi Luhur University, komunitas BLURUN, dan Green Generation Indonesia ini membuktikan bahwa gerakan peduli lingkungan bisa dikemas secara adaptif dan menyenangkan. Kehadiran ratusan pemuda dari berbagai daerah di Budi Luhur University pada Minggu, 23 Agustus 2026 menegaskan bahwa kepedulian lingkungan harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan kebiasaan sehari-hari," ujar Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc.
Melalui kemitraan strategis ini, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti dan Green Generation berharap pesan-pesan keberlanjutan dapat terus digaungkan.
Para peserta yang hadir diharapkan tidak hanya berhenti sebagai partisipan, tetapi juga tumbuh menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu membawa dan menerapkan praktik pengelolaan sampah ramah lingkungan di wilayahnya masing-masing. Rill/Ivn


0Komentar