Kotabaru, detikline.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata, Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Pulau Laut Utara menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dan gotong royong bersama masyarakat Desa Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Pantai Batu Jodoh, Teluk Aru, dengan agenda utama membersihkan lingkungan pantai dari berbagai sampah yang dapat mengganggu keindahan dan kenyamanan wisatawan.
Kegiatan gotong royong tersebut mendapat apresiasi dari Camat Pulau Laut Kepulauan, Hamdi, S.Pd. Menurutnya, kepedulian dan spontanitas masyarakat maupun organisasi dalam menjaga kebersihan lingkungan merupakan hal positif yang perlu terus dikembangkan.
“Gotong royong dan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat baik bagi warga Desa Teluk Aru. Apalagi Pantai Teluk Aru cukup banyak dikunjungi wisatawan, baik dari Kotabaru maupun dari luar daerah,” ujar Hamdi.
Sementara itu, Nur Abdul Rozaq mengatakan kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 orang yang bersama-sama melakukan gotong royong membersihkan kawasan wisata.
Menurutnya, kegiatan kepedulian lingkungan tersebut merupakan bagian dari instruksi dan program yang terus didorong oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII secara nasional dan direalisasikan hingga tingkat PAC.
“Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendorong destinasi wisata dan mempromosikan potensi wisata Teluk Aru,” jelasnya.
Dorong Potensi Wisata Teluk Aru
Nur Abdul Rozaq menambahkan, Teluk Aru memiliki potensi wisata yang cukup besar. Selain dikenal dengan agenda tahunan Malassuang Manu, kawasan tersebut juga memiliki Pantai Batu Jodoh dengan hamparan pasir putih dan garis pantai yang panjang.
“Wisata Teluk Aru selain memiliki agenda tahunan Malassuang Manu, juga mempunyai Pantai Batu Jodoh yang lokasinya strategis dan didukung fasilitas yang memadai. Bahkan terdapat penginapan kelas VIP yang tentunya dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” katanya.
Menurutnya, kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya tarik sebuah destinasi wisata.
Karena itu, kegiatan gotong royong diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Camat Tekankan Pengelolaan dan Pemilahan Sampah
Dalam kegiatan tersebut, Camat Hamdi juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan dan pemilahan sampah dengan benar.
Ia meminta masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari kebiasaan membakar sampah yang dapat menimbulkan asap dan pencemaran udara serta berdampak terhadap kesehatan.
“Masyarakat harus memperhatikan kebersihan lingkungan. Jangan membakar sampah karena asapnya dapat mengganggu kesehatan dan menimbulkan pencemaran udara,” tegas Hamdi.
Untuk sampah organik seperti dedaunan, ranting, dan material sejenis, masyarakat diarahkan untuk mengelolanya secara alami. Sementara sampah nonorganik, khususnya plastik, perlu dipisahkan dan dikumpulkan agar memudahkan proses pengangkutan.
Pemerintah Kecamatan juga menyampaikan sejumlah rencana terkait pengelolaan sampah, termasuk pengangkutan secara rutin yang nantinya dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menuju Tanjung Lalak.
Selain itu, pihak kecamatan berencana melakukan sosialisasi mengenai penempatan armada pengangkutan sampah untuk wilayah kepulauan serta pengadaan tempat sampah khusus.
Dalam kegiatan pembersihan di lapangan, sampah plastik dikumpulkan secara terpisah menggunakan kantong berukuran besar agar lebih mudah diangkut menggunakan armada menuju Tanjung Lalak.
“Untuk sampah nonorganik seperti plastik ditempatkan di area khusus di ujung pantai dan tidak dibakar,” ujar Hamdi.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat terus berlanjut dan dilakukan secara berkesinambungan.
Pemdes Apresiasi Kepedulian LDII
Sementara itu, Jalamin selaku perwakilan Pemerintah Desa Teluk Aru menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PAC LDII Pulau Laut Utara yang telah melaksanakan kegiatan bakti sosial di kawasan wisata tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan bakti sosial ini. Semoga apa yang kita kerjakan hari ini dapat membuat kawasan wisata Teluk Aru semakin diminati wisatawan,” ujarnya.
Menurutnya, meningkatnya kunjungan wisatawan ke Teluk Aru diharapkan tidak hanya memberikan dampak terhadap sektor pariwisata, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UMKM lokal.
Dengan lingkungan yang bersih, destinasi wisata yang terawat, serta dukungan masyarakat dan pemerintah, Teluk Aru diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata potensial di Kabupaten Kotabaru. Rill/Run


0Komentar