Jakarta, detikline.com - Keluarga Besar Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) menggelar acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Ramadhan 1447 H/2026 M yang dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, serta pengurus Parmusi dari berbagai daerah.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026 / 16 Ramadhan 1447 H tersebut digelar di Gedung SG 3 Asrama Haji mulai pukul 15.30 hingga 19.00 WIB.
Acara ini juga dihadiri perwakilan Pimpinan Wilayah Parmusi se-Indonesia serta Pimpinan Daerah Parmusi se-DKI Jakarta.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam kegiatan silaturahmi dan tausiyah Ramadhan tersebut antara lain:
- Dr. Drs. Ali Amran Tanjung, SH., M.Hum
- KH. Tairman Elon, SH., MH
- Dr. Amirsyah Tambunan, MA
- Mama Kiyai Raodl Bahar Bakry
- Prof. Dr. KH. Bukhori Abdul Shomad, MA., M.Pd
- Dr. A. Bukhory Muslim, S.Ag., SH., MA., ME.Sy
- Dr. Legisan Sugimin Samtafsir, M.Ag
- Dr. KH. Abdul Ghoni, M.Ag
- KH. Farid Ahmad Okba, MA
- Hj. Fahira Idris, SE., MH
- Dra. Hj. Nurma Nugraha, MA
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Parmusi DKI Jakarta M. Ambardi, SE selaku ketua panitia menyampaikan laporan sekaligus membuka acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama dengan mengusung tema “Kuatkan Ukhuwah, Tingkatkan Taqwa.”
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial keluarga besar Parmusi di bulan suci Ramadhan.
Sementara itu, Ketua Umum PP Parmusi, Dr. Drs. Ali Amran Tanjung, SH., M.Hum, mengaku sangat berbahagia dapat bersilaturahmi bersama keluarga besar Parmusi, para ulama, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim.
Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum yang sangat tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Pada kesempatan tersebut, Ali Amran juga menegaskan bahwa dalam masa kepemimpinannya, PP Parmusi membuka peluang seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin menjadi pengurus Parmusi, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ia menjelaskan, pada kepengurusan sebelumnya terdapat batasan tertentu dalam struktur organisasi. Namun pada muktamar terakhir, aturan tersebut telah disepakati untuk diubah sehingga kesempatan untuk bergabung dalam kepengurusan menjadi lebih terbuka.
“Kepengurusan pada periode sebelumnya ada batasan. Pada muktamar kemarin aturan tersebut disepakati untuk diubah. Sekarang tidak ada lagi batasan minimal, sehingga pintu kepengurusan Parmusi terbuka seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin bergabung,” ujar Ali Amran.
Meski demikian, ia menekankan bahwa para pengurus yang bergabung diharapkan benar-benar memiliki komitmen untuk berkontribusi membangun organisasi.
“Jangan sampai mau jadi pengurus, tapi tidak mau mengurus. Justru malah minta diurus. Setiap tahun nanti akan dilakukan evaluasi dan revisi terhadap SK kepengurusan,” tambahnya.
Ali Amran optimistis Parmusi dapat berkembang menjadi organisasi besar dan sejajar dengan organisasi Islam lainnya di Indonesia apabila seluruh pengurus dan anggota bersatu serta aktif berkontribusi memajukan organisasi.
Ia berharap kehadiran Parmusi dapat memberikan manfaat nyata bagi umat sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.
“Acara silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun semangat keparmusian, sehingga kehadiran Parmusi dapat memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” tandasnya.
Ketua Panitia, M. Ambardi, SE, menambahkan bahwa kegiatan silaturahmi, buka puasa bersama, serta santunan kepada anak yatim ini bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah, memperkuat ketaqwaan kepada Allah SWT, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Jurnalis: Lindawati Wibowo, S.I.Kom


0Komentar