Tangerang, detikline.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Sabtu (7/3) malam menyebabkan banjir meluas di sembilan kecamatan di Kabupaten Tangerang pada Minggu (8/3).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tercatat ada 13 titik banjir yang merendam pemukiman warga dan akses jalan.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mengonfirmasi bahwa wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Kelapa Dua, Tigaraksa, Rajeg, Kronjo, Pasar Kemis, Sepatan, Sepatan Timur, Kresek, dan Sindang Jaya.
"Berdasarkan data sementara, banjir tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Tangerang dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 1,5 meter," ujar Taufik dalam keterangannya, Minggu (8/3).
Hingga saat ini, petugas BPBD masih bersiaga di lapangan untuk melakukan pendataan detail terkait jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak. "Untuk data lengkap, termasuk jumlah KK yang terimbas, masih dalam proses pendataan menyusul," tambahnya.
Kemacetan di Kota Tangerang
Dampak cuaca ekstrem ini juga dirasakan di wilayah Kota Tangerang. Sejumlah ruas jalan utama tergenang air, salah satunya di Jalan Raya Merdeka, Kecamatan Karawaci. Pantauan di lokasi menunjukkan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter yang mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.
Selain di Karawaci, genangan air juga dilaporkan muncul di beberapa titik lain seperti Jalan Ciledug Raya, Jalan Raya Husein Sastranegara (Benda), Jalan Raya Gempol (Pinang), serta kawasan Batu Sari (Batuceper).
Warga setempat mengeluhkan kondisi drainase yang dinilai kurang optimal dalam menampung debit air hujan, sehingga air cepat meluap ke badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Pihak berwenang mengimbau pengendara untuk tetap waspada dan mencari jalur alternatif guna menghindari titik banjir yang masih tinggi. Rill/Lk

0Komentar