GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Hujan Deras Hambat Pencarian Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Bandung Barat, detikline.com - Proses pencarian korban longsor di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala. Hujan deras yang terus mengguyur lokasi kejadian menjadi faktor utama yang menyulitkan tim gabungan dalam melakukan operasi pencarian dan evakuasi korban.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat, Bambang Imanudin, mengatakan tim gabungan dari Basarnas dan SAR sebenarnya telah disiagakan dan siap diterjunkan ke area terdampak. Namun, kondisi cuaca yang belum bersahabat membuat upaya pencarian belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Tim gabungan Basarnas dan SAR sudah siap, tetapi lokasi terus diguyur hujan. Hal ini menyulitkan proses pencarian,” ujar Bambang di lokasi kejadian. Dikutip dari CNN, Sabtu (24/01).

Selain faktor cuaca, hambatan juga datang dari penggunaan alat berat. Meski alat berat dari BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah disiagakan, akses menuju titik longsor masih dalam tahap koordinasi.

“Alat berat sudah ada dan siap di atas, tetapi akses jalannya masih kami koordinasikan. Kondisi tanah juga masih lembek dan masih ada pergerakan material,” jelasnya.

Bambang menambahkan, area pencarian korban tergolong luas dengan bentangan sekitar tiga kilometer, mulai dari wilayah Mahkota hingga sisi kiri lokasi terdampak. Kondisi ini menuntut kehati-hatian ekstra demi keselamatan petugas di lapangan.

Terkait data korban, Bambang menyebutkan jumlah warga terdampak sementara tercatat 113 orang. Dari jumlah tersebut, delapan korban telah ditemukan, dengan tujuh korban sudah teridentifikasi, sementara dua korban lainnya masih dalam proses pencarian.

“Delapan korban ini ditemukan di beberapa titik berbeda di area pencarian,” katanya.

Untuk penanganan korban dan warga terdampak, BPBD telah menyiapkan sejumlah posko, mulai dari pos utama hingga pos lapangan yang tersebar di beberapa titik, di antaranya berada di Basarnas serta SKPDB wilayah Jangkau Tanjang.

Saat ini, kebutuhan mendesak para pengungsi meliputi matras, selimut, dan bahan kebutuhan pokok, mengingat mereka masih bertahan di lokasi pengungsian. Bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilaporkan mulai berdatangan.

Adapun jumlah warga yang mengungsi akibat bencana longsor tersebut diperkirakan mencapai sekitar 400 orang. Rill/Red

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner