GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Empat Desa Lenya​p Diterjang Banjir Bandang, Warga Serba Jadi Desak Pemerintah Bangun Hunian Sementara

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Idi Rayeuk, detikline.com - Pengungsi korban banjir bandang di Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur, diliputi kecemasan terhadap masa depan kehidupan mereka.

Hampir sebulan pascabencana, belum terlihat langkah konkret pemerintah dalam pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak.

Di kecamatan pedalaman Aceh Timur tersebut, tercatat sekitar 800 kepala keluarga (KK) terdampak banjir bandang. Empat desa dilaporkan mengalami kerusakan paling parah dan dinilai tidak lagi layak dihuni.

“Empat desa yang harus direlokasi yakni Desa Umah Sunti, Umah Tareng, Ujung Karang, dan Desa Lokop,” ujar Salamuddin, Kaur Pemerintahan Gampong Umah Sunti, didampingi Jamin dan sejumlah tokoh masyarakat, di sela penyaluran bantuan sandang dan pangan bagi korban banjir bandang, Kamis (1/1/2026).

Jamin, tokoh masyarakat Umah Sunti, mengungkapkan kondisi memprihatinkan yang dialami warga pengungsi.

Hingga kini, ratusan keluarga masih berpindah-pindah tempat tanpa kepastian.

“Warga Umah Sunti sebanyak 116 KK dan Umah Tareng 55 KK semuanya harus mengungsi ke desa tetangga, menempati sekolah dan fasilitas umum lainnya,” ungkap Jamin.

Ia menambahkan, kondisi pengungsian sangat tidak layak dan serba kekurangan. Warga yang menempati gedung sekolah bahkan terancam harus kembali berpindah karena aktivitas belajar mengajar akan segera dimulai.

“Mau ke mana kami mengungsi lagi. Mengungsi di desa orang juga tidak mungkin terlalu lama karena fasilitas sangat terbatas,” keluh Jamin, yang saat ini mengungsi di Desa Jreng.

Atas kondisi tersebut, warga Serba Jadi mendesak pemerintah agar segera mempercepat pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang.

“Kami belum tahu bagaimana kehidupan ke depan. Rumah kami sudah tidak ada lagi. Saat ini kami mulai memikirkan lokasi desa baru yang aman bagi warga yang desanya tenggelam diterjang banjir bandang,” kata Salamuddin.

Berdasarkan hasil survei awal, lanjut Salamuddin, Desa Ujung Karang direncanakan direlokasi ke wilayah Tembolon, sementara Desa Umah Sunti akan dipindahkan ke lahan milik pemerintah daerah di sekitar Kompi Lokop.

“Kami mendesak pemerintah, khususnya melalui BNPB, agar segera membangun hunian sementara bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Serba Jadi. Apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,” pungkas Jamin mewakili masyarakat Serba Jadi. Rill/Wen

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner