GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Ki Ucuk Jumanta, Ahli Metafisika Serukan 200 Juta Al-Fatihah untuk Negeri

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Ki Ucuk Jumanta, Ahli Metafisika dan Tokoh Spiritual

Jakarta, detikline.com – Seruan doa dan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto terus bergema dari berbagai elemen masyarakat. Salah satu yang menyuarakan harapan tersebut adalah Ki Ucuk Jumanta, seorang ahli metafisika dan tokoh spiritual asal Rumpin, Kabupaten Bogor.

Dalam pernyataan publiknya yang penuh makna spiritual dan nasionalisme, Ki Ucuk menyerukan gerakan "200 juta Al-Fatihah untuk Presiden Prabowo" sebagai simbol kebersamaan dan doa rakyat Indonesia dalam membangun masa depan bangsa menuju periode transisi 2027–2029.

“Momentum 200 juta Al-Fatihah untuk Presiden Prabowo merupakan simbol kebersamaan dan harapan besar rakyat Indonesia dalam membangun masa depan bangsa,” ujar Ki Ucuk dalam pesan yang disampaikan pada Senin (5/8) pagi.

Tokoh yang juga dikenal sebagai seorang ahli metafisika ini menilai bahwa peran spiritual dan moral sangat penting dalam menjaga arah kepemimpinan nasional agar tetap berada di bawah nilai-nilai ilahiah dan konstitusi.

Dalam pesannya, Ki Ucuk menganalogikan perjalanan bangsa sebagai bagian dari “bahtera Nabi Nuh A.S.”, lambang peradaban yang tunduk pada sistem Tuhan dalam mengatur alam semesta.

“Bahtera Nabi Nuh adalah lambang peradaban dunia yang semuanya berwilayah pada ketentuan Tuhan (Allah SWT),” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya hadirnya seorang pemimpin yang menjadi “nakhoda” dalam bahtera bangsa, yakni presiden yang membawa arah terbaik atas bimbingan nilai-nilai Tuhan.

“Perwakilan dari alam semesta ini ada yang ditunjuk sebagai nakhodanya, yaitu seorang presiden yang selalu bernaung di bawah panji-panji konsep Tuhan (Allah SWT),” tambahnya.

Sebagai penutup, Ki Ucuk mengajak seluruh masyarakat untuk menyuarakan dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo yang lahir dari kehendak rakyat melalui sistem demokrasi.

“Terus suarakan presiden yang terpilih atas kemauan rakyatnya serta sistem yang sedang berjalan menuju Indonesia yang bermartabat,” pungkasnya. Rill/lala

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner