GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Aktivis Lala Komalawati Desak Aparat Usut Tuntas Tragedi Ojol Tewas Dilindas Rantis

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Aktivis Lala Komalawati

Jakarta, detikline.com - Tragedi memilukan terjadi saat aksi demonstrasi di ibu kota berujung ricuh. Seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas setelah terlindas mobil rantis aparat yang tengah melakukan pengamanan.

Insiden tersebut memicu duka sekaligus kecaman dari berbagai pihak, termasuk aktivis sosial Lala Komalawati yang mendesak aparat segera mengambil langkah tegas dan transparan.

Menurut Lala, kematian korban bukan sekadar kecelakaan di lapangan, melainkan sebuah tragedi kemanusiaan yang harus diusut tuntas. Ia menilai, setiap operasi pengendalian massa seharusnya menempatkan keselamatan warga sipil di atas segala kepentingan.

“Ini bukan peristiwa biasa. Nyawa seorang rakyat kecil melayang, dan itu akibat kelalaian. Aparat wajib bertanggung jawab. Jangan sampai kasus ini dibiarkan menguap begitu saja,” ujar Lala dalam pernyataannya, Jumat (29/08/2025).

Ia menegaskan, publik berhak mendapat penjelasan terbuka mengenai kronologi peristiwa, serta langkah hukum yang diambil terhadap pihak-pihak yang terbukti lalai.

Menurutnya, tanpa transparansi, kasus serupa akan terus berulang dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat semakin runtuh.

“Usut tuntas, buka hasil investigasi ke publik, dan pastikan ada pertanggungjawaban. Jangan ada impunitas,” tegasnya.

Lala juga menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) aparat, terutama dalam penggunaan kendaraan taktis di area kerumunan massa. Ia menyebut bahwa rantis bukan sekadar alat pengamanan, tetapi bisa menjadi ancaman jika tidak dikendalikan dengan hati-hati.

Selain mendesak aparat, Lala turut mengingatkan pendemo untuk menjaga disiplin dan mengedepankan aksi damai. Namun ia menegaskan, tanggung jawab terbesar tetap berada di tangan negara untuk melindungi setiap warga.

“Demonstrasi adalah hak demokratis. Negara harus hadir, bukan dengan kekerasan, tetapi dengan perlindungan,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penyelidikan. Publik kini menanti langkah nyata aparat dalam menuntaskan kasus yang telah menyita perhatian luas tersebut. Rill/Red

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner