GfM7TSA8TfMiTpM6GSG7BSzlGd==

Breaking News:

00 month 0000

Dua Gundukan Tanah Tutupi Jalan Perwira, Kini Sudah Diratakan oleh Warga

Lk
Font size:
12px
30px
Print

Dua tumpukan tanah

Brandan, detikline.com – Warga Kelurahan Pelawi Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dibuat heran sekaligus kesal atas keberadaan dua tumpukan tanah kuning yang tiba-tiba menutup Jalan Perwira, Pangkalan Brandan. 

Kejadian ini menarik perhatian masyarakat karena letak gundukan tanah yang menghalangi jalan aspal di tengah kota, tanpa penjelasan siapa yang menurunkannya.

Tanah timbun tersebut diletakkan tepat di jalan yang berlubang. Warga mempertanyakan apakah tanah itu berasal dari bantuan pemerintah kabupaten, kelurahan, hasil swadaya masyarakat, atau sumbangan dari donatur yang berniat memperbaiki jalan.

Pada Kamis, 24 Juli 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, beberapa warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi mengaku melihat dump truck menurunkan tanah tanpa memberi penjelasan.

Tanah sudah diratakan

"Tiba-tiba saja kami melihat dump truck menurunkan tanah kuning di jalan yang berlubang ini, lalu langsung pergi begitu saja," ujar salah seorang warga.

Keberadaan tanah timbun ini justru menimbulkan masalah baru bagi pengendara dan pejalan kaki. Saat hujan, tanah menjadi licin dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Apalagi di malam hari, jalan tersebut sangat gelap karena tidak ada penerangan, sehingga sangat berbahaya bagi pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalan.

“Sampai pukul 16.00 WIB, belum ada satu pihak pun yang meratakan tanah ini. Kami jadi susah melintas, terpaksa harus memutar lewat Jalan Thamrin,” keluh warga lainnya.

Ketua PC Pemuda Merga Silima Kecamatan Babalan, Edi Syah, meminta pemerintah daerah dan pemerintah setempat segera mengambil tindakan.

“Ini jangan dianggap remeh, dampaknya sangat berbahaya bagi masyarakat,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Camat Babalan tidak memberikan tanggapan. Sementara itu, Lurah Pelawi Utara, Ardi, memberikan respon cepat dan menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Terima kasih atas informasinya, saya akan coba koordinasikan dengan Kaplingnya,” ujar Ardi kepada awak media detikline.com.

Kapos Lantas Pangkalan Brandan, Bripka Anggi, juga merespon dan mengatakan akan segera mengkonfirmasi serta berkoordinasi dengan warga setempat agar tanah segera diratakan.

Setelah 7 jam terabaikan, akhirnya dua gundukan tanah kuning yang menutup Jalan Perwira diratakan oleh warga, dengan tambahan taburan kerikil batu kecil untuk mengurangi licin dan mempermudah akses pengendara.

Aktivitas warga pun kembali lancar, meski mereka tetap berharap ada penanganan jangka panjang untuk memperbaiki jalan berlubang tersebut.

Warga berharap kejadian seperti ini tidak terulang dan meminta pemerintah memberikan solusi yang lebih cepat dan terorganisir untuk perbaikan infrastruktur jalan di wilayah mereka. Riil/Boy Biring

Reaksi:
Baca juga:
ads banner
ads banner